KOMPETENSI LULUSAN

  1. Secara Umum, Lulusan Program Studi S1 Ilmu Komunikasi dibekali dengan etika profesi (tingkat nasional maupun global) agar mampu secara aplikatif dalam menerapkan keilmuan komunikasi sesuai dengan perkembangan dunia kerja (regional, nasional, dan global). Output prodi Ilmu Komunikasi harus mampu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi terkini, baik pada tataran konsep, analisis dan kreatifitas.

  2. Secara Khusus, Lulusan Program Studi S1 Ilmu Komunikasi dipersiapkan untuk menjadi tenaga professional dari tataran konsep sampai dengan tataran pengambil keputusan.

    • Peminatan Broadcasting, mampu melakukan kegiatan produksi jurnalistik dan penggunaan peralatannya, seperti melakukan wawancara, reporting, in-depth reporting, penulisan naskah berita, serta kemampuan penggunaan peralatan jurnalistik seperti audio recorder, kamera foto, kamera video, pencahayaan, editing dan penggunaan internet sebagi media publikasi hasil jurnalistik. Pada tingkatan lanjutan mampu dalam memproduksi sebuah program acara, mulai dari kegiatan konsep, produksi dan pasca produksi.

    • Peminatan Public Relation atau Kehumasan, akan mampu melakukan manajeman komunikasi antara organisasi yang diembannya dan berbicara pada para pengambil keputusan di perusahaan, khalayak ramai/ publik, berpenampilan dan berkepribadian sesuai dengan etika profesi, serta mampu menggunakan media massa terkini/ internet sebagai sarana public relation. Pada tingkatan lanjutan diharpakan akan mampu melakukan kegiatan pengorganisasian untuk promosi serta pencitraan, lobiying dan pengelolaan managemen krisis.

    • Peminatan Komunikasi Politik (akan pengembangan ke depan), mampu melakukan audit komunikasi, melakukan pemetaan komunikasi, pembuatan dan pelaksanaan survey opini serta penyampaiannya kepada publik. Pada tingkat lanjutan akan mampu mengkonsep, menganalisa dan melaksanakan praktek komunikasi yang efektif serta efisien untuk kegiatan komunikasi politik dan penyampaian kebijakan public.

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Capaian pembelajaran (learning outcomes) dari Program Studi Ilmu Komunikasi, setiap lulusan (S1) harus dapat memenuhi standar kompetensi pada level 6, yang unsur capaiannya meliputi: sikap dan tata nilai, kemapuan, pengetahuan, dan tanggung jawab/hak (sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI) yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 44 tahun 2015). Capaian pembelajaran Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Gajayana tersebut diuraikan sebagai berikut:

  1. Sikap dan Tata Nilai, Sikap merupakan perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi dan aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian, dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.

  2. Keterampilan Umum, merupakan kemampuan kerja umum yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan dalam rangka menjamin kesetaraan kemampuan lulusan sesuai tingkat program dan jenis pendidikan tinggi.

  3. Keterampilan Khusus, merupakan kemampuan kerja khusus yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan sesuai dengan bidang keilmuan program studi. Prodi pada saat ini harus memiliki ciri khas dalam pengembangan ilmu. Kekhasan Ikom Uniga berangkat dari kearifan lokal (local wisdom) untuk mewarnai kurikulum yang dikembangkan melalui pendekatan Ilmu komunikasi, dan seni dengan “irisan muatan lokal” komunikasi pariwisata (tourism communications), secara sederhana dapat dideskripsikan sebagai berikut :

  4. Penguasaan Pengetahuan, merupakan penguasaan konsep, teori, metode, dan/atau falsafah bidang ilmu tertentu secara sistematis yang diperoleh melalui penalaran dalam proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran. Pengalaman kerja mahasiswa adalah pengalaman dalam kegiatan di bidang tertentu pada jangka waktu tertentu yang berbentuk pelatihan kerja, kerja praktik, praktik kerja lapangan atau bentuk kegiatan lain yang sejenis.

2